secara rutin menyelenggarakan Hari Berbahasa Jawa setiap bulannya sebagai upaya melestarikan identitas daerah melalui pentas Wayang Kulit yang sangat megah. Seluruh warga sekolah diwajibkan menggunakan bahasa daerah dalam berkomunikasi sehari-hari, serta menyaksikan pertunjukan wayang yang dibawakan langsung oleh siswa berbakat sebagai dalang cilik. Kegiatan ini sangat berhasil dalam menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap sastra dan seni tradisional, menjadikan budaya lokal sebagai napas kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah yang sangat kental dengan nilai-nilai filosofi luhur Jawa.
Kesuksesan pentas Wayang Kulit ini terlihat dari antusiasme siswa dalam mendalami alur cerita pewayangan yang penuh dengan pesan kebaikan serta kebijaksanaan hidup bagi manusia. Banyak siswa yang kini mahir memainkan instrumen pengiring wayang, menunjukkan dedikasi tinggi dalam menjaga kelestarian seni tradisi agar tetap relevan serta tidak hilang dimakan oleh zaman yang serba digital ini. Dukungan dari para guru bahasa daerah dalam mengkurasi naskah cerita menjadikan setiap pertunjukan tidak hanya menghibur, tetapi juga sarat dengan nilai edukasi yang sangat mendalam dan bermakna.
Melalui pagelaran Wayang Kulit yang diadakan secara rutin ini, para siswa dapat memperdalam pemahaman mereka mengenai etika serta moralitas yang diajarkan nenek moyang sejak zaman dahulu. Sinergi antara komunitas seniman lokal dan pihak sekolah memastikan bahwa setiap elemen pertunjukan, mulai dari teknik pedalangan hingga musik gamelan, terjaga keasliannya dan sangat artistik untuk ditonton. Dengan panggung budaya, sekolah sedang menjaga harta karun intelektual bangsa, menjadikan siswa sebagai penjaga nyala api tradisi agar terus menyala terang sepanjang masa bagi generasi mendatang nanti.
Mari kita dukung setiap inisiatif sekolah yang mengangkat kearifan lokal sebagai bagian dari pendidikan karakter agar generasi muda kita tetap bangga dengan identitas kebangsaannya sendiri. Menjadi penonton yang apresiatif adalah cara kita memberikan semangat kepada siswa untuk terus berkarya serta merawat warisan budaya yang tak ternilai harganya bagi keberlangsungan identitas kita semua. Semoga budaya kita jaya. Mari kita bergerak bersama, lestarikan wayang, serta membangun masa depan budaya kita yang maju, tradisional, sukses, kreatif, unik, megah, dan sangat membanggakan bangsa.