Penggalangan buku untuk perpustakaan pelosok desa Jogja sukses digelar oleh OSIS dan relawan pelajar sebagai bentuk aksi nyata peduli literasi. Dalam aksi sosial ini, para siswa mengumpulkan ribuan buku bacaan layak pakai, mulai dari buku cerita anak, ensiklopedia, hingga buku pelajaran sekolah. Kampanye donasi buku dilakukan secara masif melalui media sosial dan pembukaan posko donasi di pusat-pusat keramaian kota Jogja. Kegiatan kemanusiaan ini bertujuan meningkatkan akses bacaan anak desa.
Ribuan buku yang berhasil terkumpul kemudian disortir, dibersihkan, dan dikelompokkan berdasarkan kategori usia bacaan oleh para siswa secara gotong royong. Proses pengepakan dilakukan dengan rapi sebelum akhirnya dikirimkan langsung menggunakan armada bus sekolah menuju desa sasaran di wilayah pelosok. Para pelajar sangat bersemangat menjalankan proses distribusi buku karena tahu bantuan mereka sangat dinantikan oleh anak-anak desa. Kegiatan penggalangan buku ini berhasil menumbuhkan rasa empati sosial siswa.
Setibanya di lokasi tujuan, para siswa disambut riang gembira oleh puluhan anak-anak desa yang langsung menyerbu tumpukan buku bacaan bergambar yang baru sampai. Selain menyerahkan bantuan buku, para pelajar Jogja juga menggelar sesi mendongeng dan membaca bersama anak-anak di perpustakaan desa setempat. Senyum bahagia dan keceriaan anak-anak desa melihat koleksi buku baru menjadi hadiah paling berharga bagi para siswa relawan penggalang donasi. Aksi penggalangan buku ini membawa dampak kebahagiaan nyata.
Tokoh masyarakat dan pengelola perpustakaan desa memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih mendalam atas kepedulian para pelajar kota terhadap kemajuan literasi anak desa. Bantuan buku ini diakui sangat membantu menghidupkan kembali minat baca anak-anak yang selama ini kekurangan bahan bacaan berkualitas di desa mereka. Kerjasama donasi ini diharapkan dapat berlanjut secara berkala dengan pengiriman koleksi buku-buku bacaan baru lainnya. Literasi adalah hak semua anak bangsa.
Aksi sosial penggalangan literasi ini ditutup dengan penandatanganan komitmen sekolah orang tua asuh perpustakaan desa antara pihak pelajar dan pemerintah desa setempat. Para siswa pulang dengan membawa pengalaman batin yang luar biasa tentang arti penting berbagi ilmu pengetahuan kepada sesama yang membutuhkan. Keberhasilan program penggalangan buku ini membuktikan betapa besarnya potensi kepedulian sosial generasi muda Jogja jika digerakkan secara terstruktur dan tulus.